Ragam Bahasa pada Aplikasi Radio Online (Soundtracker)

Apa itu Soundtracker? Soundtracker merupakan sebuah aplikasi radio online untuk perangkat iOS dan Android. Soundtracker bekerja seperti halnya aplikasi Pandora. Untuk memulai menggunakan aplikasi ini, Anda hanya perlu melakukan proses pembuatan akun Soundtracker untuk memanfaatkan layanan yang ada. Tidak seperti aplikasi seperti Spotify, Soundtracker bukanlah aplikasi radio online berbayar.

Sejauh ini Soundtracker telah memiliki koleksi sekitar 6 juta lirik yang disediakan oleh Musixmatch.com. Bagi Anda yang tertarik menggunakannya, Anda dapat mengunduhnya secara gratis di iTunes dan Google Play Store.

Mengenai ragam bahasa yang digunakan pada Aplikasi Radio Online bisa dilihat pada penjelasan di bawah ini :

1. Sistem Penjendelaan : Pada saat pertama kali kita membuka aplikasi ini maka secara langsung akan menampilkan sederetan daftar penyanyi yang cukup terkenal. Proses pencarian musik akan lebih menarik karena aplikasi radio online ini akan menyeleksi musik yang serupa dari genre artis yang telah dipilih. Selain itu sebagai aplikasi radio online, Soundtracker bekerja dengan cukup baik. Uniknya, dengan menggunakan Soundtracker, kita juga dapat membuat stasiun radio sendiri. Maka, orang lain dapat mendengarkan pilihan musik dari stasiun lain. Tak lupa kita juga bisa berbagi penggunaan stasiun radio melalui beberapa jejaring sosial mainstream seperti Twitter ataupun Foursquare.

2. Antarmuka berbasis ikon : Salah satu fitur yang menarik pada aplikasi ini yaitu adalah hadirnya lirik. Untuk pengaplikasiannya cukup dengan menyentuh gambar artis yang tertera pada tampilan hasil search yang telah kita lakukan, setelah itu akan muncul lirik lagu dari artis tersebut dan juga membuka halaman Wikipedia artis tersebut. Selain itu, kita akan menemukan beragam daftar konser dan penjualan tiket dari band favorit kita yang didukung oleh Songkick.com. Dengan begitu Soundtracker dapat memberikan kita layanan radio online yang maksimal.

Alamat Blog Teman-Teman yang Mengontrak Mata Kuliah IMK

Qori Nur Aini 090880

Muhammad Wahyu 0902317‎

Muhamad Ade Lukmanul Hakim 100539

Anshar Abdullah 1005178

Renisa Suryahadikusumah 1005215

Vini Siti Yundari 1000161

Mohamad Hasan N 1005377

Yana Nugraha 1005247

Muhamad Riana Yudianto 1002302

Syifa Afifah Fitriani 1000110

Tika Riskawati ‎1001124

Annisa Aulia Fitri 1002519

Mohamad Firmansyah 1002382

Indana Zulfa 1002454

 

1. Aplikasi ECS (Electronic Conceal System)

Aplikasi yang akan saya buat adalah sistem elektronik tersembunyi atau dalam bahasa inggrisnya bisa disebut dengan (Electronic Conceal System) atau disingkat ECS. Sebetulnya pembuatan sistem ini  terdapat pada film animasi buatan jepang yang berjudul Full Metal Panic dan juga pernah terdapat pada cuplikan adegan film The Avengers, hanya saya pribadi berkeinginan untuk mengrealisasikan sistem ini dalam kehidupan nyata.

Pada sistem ini akan lebih dititikberatkan untuk kepentingan militer seperti pesawat terbang dan peralatan militer lainnya.  ECS sendiri merupakan sistem yang berfungsi lebih dari sekedar memberikan kesan tak kasat radar (stealth) pada peralatan militer mereka, namun juga memberikan kesan tidak kasat mata. Sebuah ECS aktif bekerja dengan melakukan penyembunyian total dari RADAR dan deteksi elektromagnetik. Sistem awal dikatakan memiliki kemampuan yang terbatas yang hanya bertumpu pada panjang gelombang milimeter dan signal inframerah. Lalu untuk pengembangan sistem selanjutnya yang lebih baru yaitu mampu menutupi jejak dalam jarak pandang dari spektrum elektromagnetik. Sistem ini bekerja dengan memanfaatkan layar laser yang cepat berisolasi untuk semacam distorsi di sekitar objek tersembunyi. Kemampuan untuk melihat keluar dari dalam penyembunyian pun ada. Pemandangan dari dalam suatu bidang ECS diwarnai dengan warna ungu dan merah. Sementara untuk kelemahannya dari sistem ini sendiri diantaranya ketidakmampuan untuk menutupi emisi spektrum UV selain itu, ECS tidak akan berguna dalam hujan (mungkin mengganggu laser atau gagal  menutupi air yang terakumulasi membasahi badan pesawat).

2. Latar Belakang Aplikasi ECS

Latar belakangnya dibuat aplikasi ini adalah mengingat bagaimana kurang optimalnya perkembangan teknologi khususnya di bidang kemiliteran dalam melindungi suatu Negara. Banyaknya proses penyelamatan atau bahkan peperangan yang kurang memberikan hasil yang memuaskan mendorong saya untuk menciptakan sistem ini. Sebagai contoh dewasa ini mengenai kisruh perang Suriah yang tak kunjung selesai. Perang saudara ini bisa dibilang takkan ada habisnya dikarenakan konflik yang sebenarnya sederhana namun jadi diperbesar, mengenai tradisi dan juga mengenai peralatan-peralatan canggih yang dimiliki oleh kedua kubu yang didatangkan oleh Rusia. Oleh karenanya saya menginginkan dibuatnya sistem ini (yang tentunya lebih hebat dari Rusia) untuk menengahi konflik bersenjata antara tentara pemerintah dan milisi di Suriah ini. Dan juga untuk kepentingan militer lainnya yang bertujuan untuk menciptakan perdamaian.

3. Perkembangan Aplikasi ECS

Sejauh ini mengenai sistem ECS sendiri belum ada yang mengembangkan bahkan membuat. Seperti yang dikutip pada post pertama bahwa sistem ini didapat dari sebuah film animasi jepang Full Metal Panic dan film box office The Avengers. Akan tetapi sekali lagi penulis berharap dan berkeinginan semoga sistem ini suatu saat dapat dibuat karena sangat bermanfaat bagi kelangsungan hidup kita semua. Terima kasih.