Arm Slave

Saya bercita-cita untuk membuat robot yang bersifat human figure dan bisa dipiloti oleh manusia. Sebetulnya pembuatan robot dan fitur didalamnya  ini  terdapat pada film animasi buatan jepang yang berjudul Full Metal Panic hanya saya pribadi berkeinginan untuk menrealisasikan sistem ini dalam kehidupan nyata.

Robot ini dipanggil dengan sebutan Arm Slave yang merupakan singkatan dari Armored Mobile Master Slave System. Robot ini merupakan senjata dan perlengkapan standar bagi organisasi militer. Arm Slave dikendalikan oleh seorang pilot yang berada di dalam robot tersebut. Tinggi robot ini kira-kira sekitar 8 sampai 10 meter. Fitur-fitur yang terdapat di dalam robot ini diantaranya :

  1. Setiap robot dilengkapi dengan senapan, pisau dan juga pemotong yang sanggup menghancurkan tank sekaligus.
  2. Operasi yang dilakukan untuk menjalankan robot ini diantaranya adanya sebuah artificial intelligence yang di setting hanya akan menuruti perintah dari seorang pilot robot tersebut.
  3. Adanya aplikasi ECS

Apa itu ECS? ECS merupakan singkatan dari (Electronic Conceal System) atau disingkat ECS. Pada sistem ini lebih dititikberatkan untuk kepentingan militer seperti pesawat terbang dan peralatan militer lainnya (termasuk arm slave). Aplikasi ini merupakan fitur unggulan yang terdapat di dalam struktur pembuatan robot ini. ECS sendiri merupakan sistem yang berfungsi lebih dari sekedar memberikan kesan tak kasat radar (stealth) pada peralatan militer mereka, namun juga memberikan kesan tidak kasat mata. Sebuah ECS aktif bekerja dengan melakukan penyembunyian total dari RADAR dan deteksi elektromagnetik. Sistem awal dikatakan memiliki kemampuan yang terbatas yang hanya bertumpu pada panjang gelombang milimeter dan signal inframerah. Lalu untuk pengembangan sistem selanjutnya yang lebih baru yaitu mampu menutupi jejak dalam jarak pandang dari spektrum elektromagnetik. Sistem ini bekerja dengan memanfaatkan layar laser yang cepat berisolasi untuk semacam distorsi di sekitar objek tersembunyi. Kemampuan untuk melihat keluar dari dalam penyembunyian pun ada.

Tujuan dibuatnya robot ini beserta beberapa fitur di dalamnya tak lain adalah mengingat bagaimana kurang optimalnya perkembangan teknologi khususnya di bidang kemiliteran dalam melindungi suatu Negara. Banyaknya proses penyelamatan atau bahkan peperangan yang kurang memberikan hasil yang memuaskan mendorong saya untuk menciptakan sistem ini. Sebagai contoh dewasa ini mengenai kisruh perang Suriah yang tak kunjung selesai. Perang saudara ini bisa dibilang takkan ada habisnya dikarenakan konflik yang sebenarnya sederhana namun jadi diperbesar, mengenai tradisi dan juga mengenai peralatan-peralatan canggih yang dimiliki oleh kedua kubu yang didatangkan oleh Rusia. Oleh karenanya saya menginginkan dibuatnya sistem ini (yang tentunya lebih hebat dari Rusia) untuk menengahi konflik bersenjata seperti contoh di atas antara tentara pemerintah dan milisi di Suriah ini. Dan juga untuk kepentingan militer lainnya yang bertujuan untuk menciptakan perdamaian.

Iklan